Thursday, 21 January 2010

Mitch Albom's Quotes

These are a few of Mr. Albom's quotes from his book, The Five People You Meet In Heaven. They're everywhere in my pieces of papers, so I collected them and decided to put them together in this blog just to make sure these precious words will able to be seen every time.





"All endings are also beginnings. We just don't know it at the time."


"No story sits by itself. Sometimes they cover one another completely, like stones beneath the river."


"No life is a waste. The only time we waste is the time we spend thinking we are alone."


"Strangers are just family you have yet to come to know."


"Sacrifice is a part of life. It's supposed to be. It's not something to regret. It's something to aspire to."


"Life has to end, love doesn't."


"Lost love is still love. It takes a difference form, that's all. You can't see their smile, or bring them food or tousle their hair or move them around a dance floor. But when those senses weaken, another heightens and memory becomes your partner. You nurture it, you hold it, you dance with it."


Enjoy :D

XOXO,

Tuesday, 19 January 2010

Belajar Masak dari Julie&Julia


By the time I write this, i just finished watching a movie called Julie&Julia. That movie is directed by Nora Ephron and is a reaaalllyyy nice one.

I think it's another deja vu (sebulan ini saya sering banget ngalamin deja vu-deja vuan ini). I'm planning on to write something about cooking today but before I do so, i don't know why but I decided to watch this movie first. What I know this movie is a little bit about cooking but I have no idea there would be all cooking from the start to the end. Kenapa momentnya bisa pas banget ya? just exactly before I write the same theme here.


Film ini diembel-emebeli dengan kata-kata Based on Two True Stories which makes me curious because yeah, everyone loves everything based on reality (especially Indonesian -_-). Film ini menceritakan tentang seorang chef wanita terkenal Amerika di tahun 60-80 an bernama Julia Child yang di film ini dimainkan dengan sempurna oleh Meryl Streep, dan tentang seorang wanita bernama Julie Powell yang hidup di tahun 2000-an dan sangat mengidolakan Julia Child. Julie Powell sendiri dimainkan dengan apik oleh Amy Adams.


(The real Julia Child and Meryl Streep as Julia, lumayan mirip yah)


(The pretty Amy Adams as Julie Powell)

Julie Powell yang sangat mengidolakan Julia Child dan juga gemar memasak memutuskan melakukan sesuatu yang lebih berguna dibanding rutinitas hidupnya yang membosankan. Ia pun merencanakan sebuah project dimana Ia bertekad membuat 524 resep masakan Julia Child dalam buku Mastering the Art of French Cooking dalam waktu 1 tahun saja. Julie banting tulang menyelesaikan project ini dan semua perkembangan hasil memasak Julie diposting di dalam blog pribadinya.


Watching this movie, somehow, makes me ashamed with myself. Kedua tokoh utama wanitanya sangat jago masak! Sedangkan saya? Masakan saya yang paling enak paling cuma omelette keju.

But the truth is I'm not much of a cook myself. Sebisa mungkin saya menghindari dapur deh. Dan saya sebenarnya juga ngga ada motivasi whatsoever dalam belajar masak, padahal menurut kalender 2010 saya dijadwalkan akan berumur 21 tahun ini yang mana seharusnya saya sudah harus behave sebagai wanita sejati seutuhnya dengan at least ya belajar masak.

Tapi ketiadaan motivasi saya dalam memasak juga bukan tanpa sebab kok. Ada sesuatu yang emang malesin banget deh, sangat menjadi penghalang buat saya belajar masak. That problem is none other than my mother herself.

She always mocks me, making fun of me whenever i'm in kitchen! She never try to teach me baking, cooking, or else like a normal mother should be. Well, yeah.. she taught me some, like how to crack the egg or how to make instant noodle when i was a kid. But one thing for sure, kapanpun nyokap ngajarin saya di dapur itu ga pernah tanpa marah-marah. Marah-marah kalau saya ceroboh lah, numpahin apa lah. yah oke mungkin maksudnya ga marah ya tapi suaranya ko ya tinggi gitu, ngga enak banget didengernya. Bikin kesel sendiri.. Dan perasaan saya nih yaa, mungkin ini cuma perasaan, tapi ko tiap saya berbuat salah pas masak kayaknya dia puas banget gitu. Seneng banget ngeliat saya kayak orang bego di dapur (Astagfirullah, suudzon bgt gw!)

Saya jadi selalu tertekan tiap kali ada di dapur sama nyokap. Makanya sekarang saya jadi buta dapur dan ga kepingin juga belajar, daripada nanti disalah-salahin ya kan? Mungkin nanti aja kali ya saya belajar masaknya pas udah punya dapur sendiri ;p

Yang pasti, by the time i feel ready to learn how to cook i'm gonna buy Julia Child's Mastering the Art of French Cooking and maybe I'll do the same project as Julie Powell did. 524 recipes in one year! or more on my case... As Julia Child said,

"Bon Appétit"


XOXO,

Thursday, 14 January 2010

Lagu Cinta

Track favorite saya dari sebuah band lokal di kampus namanya Sasina which is kepanjangan dari Sastra Indonesia (memang dibentuk dari ikatan mahasiswa Sastra Indonesia FIB UI). Band ini ngebawain lagu-lagu yang digubah dari puisi jadinya ya semacam musikalisasi puisi gitu seperti musikalisasi puisi Sapardi Djoko Damono yang pernah saya tulis sebelumnya disini.


Lagu Cinta


Kukatakan sekali lagi
Bahwa aku mencintaimu
Maka pukullah aku jika kau tak suka

Hari-hari yang kulampaui
Hanya berbatas dinding dan malam
Sepi memintal leher
dan mencekik penantian bulan
Aku mencintaimu

Langit dan bumi inilah saksinya
Dan lemparlah jika kau tak suka
Karena aku pun tak sengaja
Mencintaimu...
Mencintaimu...
Mencintaimu...


Isn't that romantic?? Don't you just love poetry musicalization like this? it's so soothing and relaxing..

Beberapa hari ini saya lagi keinget Mr.M terus, ngebaca-baca tulisan saya tentang dia, buka-buka account pribadinya, terus nyanyi-nyanyi lagu ini sendiri karena, well, lagu ini semacam perasaan saya ke dia.


Karena aku pun tak sengaja mencintaimu.. (Yeah, read that Mr. M!)


I know... it's pathetic. It is some kind of ill, i guess. :((

Lagunya Sasina yang Lagu Cinta ini ngga bisa diunduh darimana pun. Cuma tersebar di kalangan terbatas. Tapi ada beberapa lagu mereka yang juga bagus (bangettt) bisa di dengar di account myspace mereka.



XOXO,

Monday, 11 January 2010

What The Hell, Indonesia?!

Akhir-akhir ini semakin banyak hal yang membingungkan di negara kita ini. Terlalu banyak hal tidak penting yang dipentingkan dan lebih banyak lagi hal yang tidak sepele malah disepelekan.

Contoh yang paling baru aja yaa, tentang masalah pengadaan mobil dinas seharga 1,3 Milyar buat para pejabat kita yang terhormat.


WTF banget ga sih????

Emang para menteri itu kerjanya apa sih sampe udah diganjar sama mobil super mewah? baru juga bertugas beberapa bulan dan belum keliatan hasilnya. Terus terang saya kecewa banget sama hal ini, disaat para rakyatnya masih banyak yang kelaparan, susah sekolah, susah semuanya, eh para pimpinannya malah ber-mewah-mewah dengan mobil baru yang super duper mahal.

Seorang menteri berkata bahwa mobil senilai Rp 1,3 milyar itu tidak mewah. “Toh itu merupakan simbol negara dan uangnya juga ada kan?”, begitu katanya. Oh my! rasanya mau saya lempar genteng ke muka menteri itu!

Alangkah lebih terpujinya kalau uang 132 Milyar (total buat beli mobil-mobil itu) dibuat untuk dana BOS yang lebih besar, mempercepat proses rehabilitasi di daerah-daerah yang kemarin kena musibah, atau menyelamatkan para anak yang menderita busung lapar di seluruh pelosok Indonesia. Atau mungkin seharusnya uang sebesar itu bisa lebih dari cukup untuk menyelesaikan konflik adat di Papua sana.

Atau untuk membina atlet-atlet kebanggaan bangsa supaya bisa lebih berprestasi. Cukup lah saya kecewa sama pencapaian Indonesia di SEAGames kemaren yang merosot drastis. Yang lebih mengecewakan apalagi kemarin waktu Timnas Indonesia gagal masuk kualifikasi Piala Asia. Kalahnya dari Oman pun bukan kalah yang terhormat tapi kalah yang benar-benar memalukan menurut saya. Di kandang sendiri pula! Hadeeuuhhh..

Seriously. Lebih baik pemerintah kita ngurusin masalah-masalah yang jauh lebih penting seperti yang saya sebut di atas itu.

Dan ini berita yang baru aja masuk hari ini. Fresh from the jail. Yaitu tentang Sel mewah Artalyta Suryani, inget kan? terdakwa korupsi kasus BLBI. Setelah beberapa bulan menghuni hotel prodeo ternyata baru ketauan sang terdakwa bener-bener seperti tinggal di hotel! Sel (atau lebih tepat disebut kamar) si Artalyta ini dilengkapi AC, spring bed, LCD TV lengkap dengan alat karaoke, alat-alat gym, dan masih banyak lagi. Ini dia bukti nyatanya (foto diambil dari www.detiknews.com)





Cuma di Indonesia ya yang bisa kayak gini. Entah musti bangga atau jijik.

Untuk kasus yang terakhir ini jelas bukan kasus yang terlalu penting tapi tetap penting untuk diluruskan. Ga mau donk tikus yang makan duit rakyat hidupnya masih enak aja.

XOXO,

Sunday, 3 January 2010

Happy 2010!


Happy belated New Year folks!!

Sudah 3 hari di tahun yang baru and it's my 1st post in 2010! yeeeaaayyy!


How was your New year's eve? mine was absolutely awesome! Me and my high school mates held some kind of party (well, bakar-bakaran sih sebenarnya) in Wafa's rooftop, one of my BFF. Bakar-bakarannya sih tetep aja ancur; jagung dibuat main-mainan, bakarannya oleng mau jatuh, ikan ga mateng-mateng, kipas cuma satu, arangnya kurang, dll; tapi mungkin itu yang bikin semua jadi ketawa sih..

None of us bought any firecracker, tapi dengan senang hati kita semua ngeliat petasan-petasan orang-orang yang memenuhi langit malam itu. Kadangkala ngata-ngatain petasan yang melempem dan meletusnya ga bagus. Terus kalau petasannya bagus banget, kita semua tepuk tangan kegirangan. Yah, gratisan emang enak.. hehehe!

And the moon that night was reeeaaaalllly pretty! bulat dan terang sempurna. Bahkan kalau kalian sadar, ada semacam pelangi di sekitar bulan malam itu. Menurut teman saya yang pendaki gunung sih itu disebut Hollow Moon. Ngga tau deh bener apa ngga, hehe!

Setelah lewat jam 12, setelah makan hasil bakaran kita (yang ga ke"bakar" terpaksa digoreng di dapur bawah sama PRT-nya tuan rumah..hihihi), acara dilanjutkan dengan main. Karena keterbatasan sumber daya, permainan malam itu cuma ada kartu sama monopoly dan ular tangga. Tapi bener-bener bukan masalah karena ternyata saya dan yang 5 teman yang masih bertahan ngga tidur semaleman itu dan main kartu sampai goblok. Saya sampe mabuk ketawa malam itu. We had so much fun!

Waktu jam 3 atau setengah 4-an gitu, bulan lagi-lagi menunjukkan pesonanya. Di detik-detik mau tenggelam itu, sang bulan keliatan sangat dekat dengan bumi, sangat dekat dengan atap tempat kami main malam itu. That was the most amazing dawn time I've ever experienced.

Menjelang pagi hari saya tumbang juga sekitar abis shalat subuh. Tapi cuma sekitar 1 jam karena off course kita semua harus pulang. Di tambah lagi ternyata si Wafa dan keluarganya mau pergi. Jadi ngga enak banget sebenarnya sama orangtuanya karena sampah-sampah kita masih belum diberesin banget. Tapi untung oom dan tante baik banget dan maklum sama kita semua para anak muda labil ini, hehe. Makasih ya oom, tante, Wafa for your kindness that night.

Sayang banget ga ada dokumentasi yang bagus, cuma sebatas foto di kamera HP doank. Teman saya Lutfi malah bego banget, dia baru sadar bawa digicam waktu menjelang subuh. sial banget emang.. hahaha! tapi tak apalah, toh saya senang sekali malam itu. :)))

Well, i hope my 2010 will be as fantastic as the closing of my 2009. Let's cross anything you have pals! Let's pray for the best in 2010.


XOXO,