Bonjour!
Your editor in Chief is back in the house once again!
So, things have been going on quite well for me. Liburan 3 bulan ini berhasil saya habiskan tidak hanya dengan tidur dan malas-malasan saja (thank God!). So let's skip the 1st month yang saya lalui dengan study tour + penelitian bersama keluarga besar Prodi Cina ke beberapa Kelenteng, seru-seruan nonton Indonesia Open, memenangkan beberapa quiz dan sukses nonton konser 2AM, Miss A dkk gratisan! Lucky me.
Then, on June 30th I went for a cool internship in Bali. Oh yeaaaah, Bali!
Jadi, sahabat saya yg namanya Penga ngasih info kalau ada sebuah resort di Bali, Club Med, yg membuka lowongan buat jd part-timer sebagai child coordinator. Penga sendiri dapat info dari temannya yg kebetulan jg sedang magang di sana. Buat saya sendiri, ini pertama kalinya saya denger ada resort namanya Club Med. Well, singkat cerita proses saya buat magang di sana berlangsung lumayan cepat. Saya, Penga dan Firna datang unt uk interview dan beberapa minggu kemudian kami dikabari kalau diterima dan diberi tiket pesawat untuk berangkat sesuai tanggal yang udah ditentuin.
We all were so excited. Saya dan Penga dapat di Club Med Bali buat magang sebulan. Sedangkan Firna di Club Med Bintan 2 bulan. And the story begin......
Saya dan Penga sangat sangat excited karena, yah, kapan lg sih bisa magang di Bali, di resort yang dari brosur keliatannya sangat mewah. Akomodasi kita pun di tanggung selama di sana. 30 Juni kita sampai di sana dan langsung disambut sama manager dan assistant Mini Club (divisi tempat kita bakalan kerja), seorang wanita Indonesia bernama Sentha yang keliatan strict dan seorang wanita Jepang (yg udah ga keliatan
Jepangnya karena udah tanned bgt!) bernama Haruka yang sangat ramah dan sangat happy-go-lucky sepertinya.
G.O Uniform
Hari pertama itu diisi dengan wiyata mandala (cailah bahasa gw!) di seputaran resort dan got our G.O uniform (each color of polo shirt for each day!). Saya dan Penga sepakat kalau ternyata fasilitas dan resortnya sendiri ga sebagus yg ada di pikiran kami. Tempatnya bagus sih tp ga sebagus yg ada di brosur dan di ekspektasi kami.
Hari pertama itu kami belum mulai kerja tp cuma denger pengarahan dari Sentha aja selaku manager dan malamnya kita pun hanya liat show dan event-nya Mini Club. Kita ditempatin di kamar khusus G.O (sebutan orang yg kerja di sini). Saya, Penga dan satu orang lama yang namanya Nina and i'm telling you, our roommate is a bi*ch from hell. Saya malas jelasinny a, so if you really wanna know silakan main-main ke blog Penga
di sini buat keterangan lebih lanjut soal si Kanjeng Nina ini.
The excited me and Penga. Day 1 with an innocent faces.
Hari kedua, which is, hari pertama kerja, barulah kita menghadapi kenyataan yang sebenar-benarnya. Mini Club ini adalah semacam club untuk anak-anak turis. Kasarnya sih bisa dibilang sebagai tempat penitipan anak, sementara para orangtua mereka sedang menikmati Bali. Tapi di club ini, anak-anak ini dikasih program liburan sendiri, dijagain, makan bareng dengan semua anak-anak lain, plus dapat kesempatan
ikut show atau event yang diorganize sama kita para G.O Mini Club. Kata-kata bagusnya, Mini Club ini semacam Summer Camp. Mini Club ini kebagi lagi jadi 4 club lain: Petit Club (2-3 y.o), Mini Club (4-7 y.o), Kid's Club (8-10 y.o), Junior Club (11-17 y.o I guess..).

Mini Club Playground and Mini Pool
Tugas pertama saya itu di Mini Club sedangkan Penga dapet di Kid's. Tapi later, setelah jadwal kita fix, saya diposisikan di Kid's dan Penga di Petit.
Kerja jd child coordinator ini susah-susah gampang. Susah karena yah ini anak-anak kecil yang tenaganya ga pernah abis, belum lagi ga banyak ana k kecil yg fine ditinggal orangtuanya seharian. Jadilah banyak BANGET bocah-bocah yg nangis (terutama di Mini and Petit sih), dengan kata-kata andalan mereka klo lagi mewek, "I want my mommy! I want my Daddy!". Terus karena sedang high-season di sana dan jumlah tamu membengkak, jadilah banyak BANGET anak-anaknya. Apalagi kalau malamnya ada Mini Club show, wih udah kayak mau buka sekolah deh. Rekor selama saya
di sana itu jumlah anak di Mini Club hampir mencapai 40 dan Kid's 30-an dengan total G.O yang cuma 20-an. Hands full! Kebayang ga harus jagain mereka semua kalo lg berenang, ke pantai, nyiapin makanannya, selalu ngitung jumlah mereka setiap saat, belum lagi klo ada yang tiba-tiba 'ilang', dsb. Oh yeah, I went through all of that.
Some of the Kid's Club Member playing Trouble. My fav game in Kid's Club
Oh ya, di resort ini sama sekali ga ada orang pribumi. Sejauh saya di sana, saya berada di lautan warga negara Australia, China, Taiwan, S.Korea, French, Taiwan, Hongkong, few of Italian and Germany, England, Malaysian, Japan. Mungkin karena resort ini bisa dibilang sangat tidak bersahabat dengan kantong orang Indo. Maklum resort ini all inclusive.
Ngadepin anak-anak beda ras inilah yg sebenernya jd tantangan tersendiri buat saya. Mereka ini kulturnya jelas berbeda, becandaannya beda, kebiasaannya jg be da. Tapi karena basically saya lumayan suka anak kecil, it all went
fine. Yang jelas dari anak-anak yg multikultural ini saya sedikit banyak bisa ngebedain prilaku orang-orang dari setiap negara.
Suasana lunch bersama. Kadang rusuh loh!
For me, the hardest ones to deal with adalah anak-anak Jepang dan French. I'm totally lost when it comes to Japan and French cause I can't speak their language at all, and they cannot speak english either (most of them). Padahal ya anak-anak Jepang dan French lumayan banyak. Jadilah saya bergulat dengan
bahasa tubuh klo ngomong sama mereka. Yang lucu adalah, semakin lama saya di sana, saya jd hampir bisa paham apa maksud mereka walau ga ngerti bahasanya. Pakai feeling sih, tapi klo kita sama-sama ngerti jadinya tuh puas banget loh haha. Anak Jepang biasanya kalo kita ga ngerti apa yg dia omongin mereka jatohnya malah diam aja, beda banget sm anak perancis yg klo kita ga ngerti mereka bakal teruuuusss
ngomooooong sampe kita ngerti. Seakan-akan mereka tuh berpikiran, "lo tuh harusnya ngerti apa yg gw blg, kakaak!". Menurut saya mereka jg agak arogan sih.
Tapi ada dua anak perancis yg jadi favorite saya di Kid's namanya Francoise dan Alessia. Mereka ini perancis gahul laaah, ga segan-segan gaul sama anak-anak bangsa lain biarpun ga ngerti bahasanya sama sekali. Alessia terutama seneng banget main sama anak-anak China. Francoise's a very warm-hearted boy, suka nolongin orang
, ramah sama setiap orang. Tapi karena terlalu baik dia kadang suka di bully sih sm anak-anak aussie. Poor Francoise.... tp kamu tetap juaraaa! Francoise rules!
Yes you are ROCKS, Francoise!
Alessia and me.
Jadi G.O, kita cuma dapet day-off sekali saja dalam seminggu. Bisa dibayangin lah betapa lelahnya pekerjaan ini.
Enjoying our day-off!
Bersambung.......
xoxo,