Wednesday, 30 December 2009

Looking For Micheal Moscovitz


Beberapa hari yang lalu saya baru saja menyelesaikan buku terakhir dari The Princess Diaries series, which is the volume 10: Forever Princess / Ten Out of Ten. Call me childish, girlish, clumsy, silly, whatever because I'm still read that kind of stuff. But trust me, menurut saya Princess Diaries adalah TeenLit yang paling ngga norak dari semua TeenLit yang ada. Dan lagipula saya baca PD Series ini juga sejak SMP, while i was teen, so I Practically grew up with this book and Mia Thermopolis! Plus, who can deny Meg Cabot? seriously, she's brilliant in words!


Jadi ceritanya, setelah putus dengan Micheal Moscovitz, somehow Mia jadian sama cowok bernama J.P (The Guy Who Hates it When They Put Corn in His Chilly, if you know what i meant..). Dua tahun berlalu tanpa menulis buku hariannya, Mia muncul dengan senior project-nya. A romance novel called Ransom My Heart. Dalam segala kehebohan akhir tahunnya di SMA Albert Einstein (Prom, senior project, etc), pesta ulang tahunnya ke-18 yang super mewah, memilih Universitas, novelnya yang direject terus oleh penerbit, there comes Micheal Moscovitz. He has successfully made the robotic arm for surgery back in Japan and becoming a millionaire right now. and he's back in town!!!

(Micheal Moscovitz in Princess Diaries 1st Movie)


Kalau biasanya Micheal cuek dan ngga suka flirting, di buku terakhir ini malah dia yang flirting-in Mia terus. Mia yang berusaha setengah mati ngehindarin Micheal demi J.P akhirnya luluh juga, because, who can deny a cute tall guy, with dark hair and wide shoulder, genious in both science and music, smells really really good, and is millionaire! who can deny a guy who gives you a Princess Leia miniature USB made and designed by himself! Mia could never been out of love with him. Totally!

Uooohhh, saya jatuh cinta banget sama (karakter) cowok ini. Dia bukannya sengaja ninggalin Mia ke Jepang untuk semata-mata ngejar impiannya jadi scientist, tapi dia pergi juga buat ngebuktiin ke orang banyak kalau dia itu pantas untuk Mia yang seorang putri. Dia ngga mau egois dengan meminta Mia menunggunya pulang, karena itu bakalan ngga adil buat Mia. Micheal pulalah orang pertama yang membaca Ransom My Heart -- sementara pacarnya sendiri ngga pernah menyempatkan diri untuk baca -- and he loves it! Ending buku ini tentu saja Micheal get back together with Mia. Even they finally had sex (!!!!) for the first time.

Happy ending for Mia!!!

Is there any possibilities that a guy as perfect as Micheal Moscovitz exist in this world??!! Karena kalau memang ada cowo yang sesempurna itu, I'm soooo dying to have him!! Ya Tuhan, semoga hambamu ini someday dapet jodoh seperti MichealMoscovitz ini ;) . Ameeennn!


XOXO,

Monday, 28 December 2009

Another Hello..


Assalamualaikum semuaa! hehe..
Kangen banget rasanya nulis di sini, di blog sampah-tapi-sayang-klo-dianggurin ini. ada hampir 3 minggu kali ya saya ngga nulis. fiuuhhh, it's been a hard hard december for me! You know lah, saat UAS menyapa siapapun bisa jadi gila karenanya demikian dengan saya.

Actually, to be honest, 2009 isn't a good year for me. There were soooo muchh obstacles in my life this year, especially the last 6 months. Resolusi 2009 saya pun ngga ada yang terwujud loh! memalukan memang, tapi itu juga jadi barometer betapa buruknya (nasib) saya tahun 2009.

Bukan bermaksud untuk tidak bersyukur atau apa... Ada juga ko beberapa peristiwa menyenangkan, sangat menyenangkan malah, sepanjang tahun ini. Kayak misalnya IP saya yang merangkak naik semester genap kemarin (dan saya yakin banget, ga akan bisa saya pertahanin di semester ini :((( ), trus untuk pertama kalinya saya ngerasain magang, got my own money for the first time which is very delightful! and let's not forget about me, being the 'kepala 2' this year.

But, again, semua good luck saya seperti tertutup dengan bad luck saya tahun ini. Hahaha, yaudahlah yaa, saya juga ga ingin jadi pecundang karena cuma bisa jadi juara ngeluh. Insya Allah saya yakin 2010 will be much much better. *cross-fingered*

Untuk resolusi 2010 sepertinya bakalan sama aja kayak tahun kemarin, secara kan yang tahun kemarin ngga ada yang kesampean tuh! Mudah-mudahan 2010 baik deh sama saya..

Well then, Happy earlier New Year!


XOXO,

Friday, 11 December 2009

Opera Van Java Membuat Saya Tidak Makan Malam

Bukan karena saya penggemar berat tayangan sketsa yang dibalut dengan konsep wayang orang ini. Bukannya suka saya malah BENCI sama acara ini!




No offense buat huge fans-nya Sule, Aziz Gagap, whoever there are..

Sebenernya acara ini cukup menghibur sih. Yang saya suka adalah konsep folklore yang diangkat jadi cerita. Sangat unique dan beda aja. Tapi sumpah saya BENCI acara ini.

Why oh why?

Alasannya simple dan agak ga penting, yaitu gara-gara OVJ nyokap saya tiap malam jadi ngga pernah nyiapin makan malam!

Seminggu ini saya memang agak sibuk dengan urusan kuliah (kapan sih ga sibuknya?), apalagi dengan acara Festival Budaya di kampus. Jadilah seminggu ini saya selalu pulang selepas magrib. Kadang sholat magrib pun masih di kampus. Capenya nauzubilahiminzalik! badan mau rontog semua! Mood down banget gara-gara saya yang kebagian ngurusin wardrobe temen-temen Cina '08 buat pawai dan PSPB ga beres-beres sama kostum cina yang ribet mampus itu! Belum lagi jalanan macet tiap pulang.. Bis penuh sesak.. Cuaca ekstrim (kadang panas nyengat, kadang ujan aja gituu).. dan sebagainya deh yaa.

Pengennya saya tiap pulang kuliah ya nyokap sebagai seorang ibu yang baik bok ya nyiapin or at least nyisain makan malem gitu yaa, ini sih ga sama sekali! nada!

Tiap malam saya musti gigit jari liat meja makan kosong sementara nyokap di seberang ruangan lagi ketawa terbahak-bahak nonton OVJ. She didn't even ask me whether i've eat or haven't!! worse, she didn't even ASK me where have i been, how do i do, some nice motherly questions like that.. All she does is just laugh on TV! Menertawakan sekumpulan orang-orang gila yang nyampah di stasiun TV Indonesia. Malah bukan hanya nyokap saya, bokap dan ade saya yang paling kecil pun seperti tersihir dengan acara laknat itu!

Tinggal saya yang miris dan menelan ludah sendirian di ruang makan. Dengan badan yang hampir rontog, tulang-tulang yang terasa mau lepas dari sendinya, pikiran yang mumet, dan perut yang ALMOST EMPTY. Saya kesel karena merasa tidak diperhatikan. Rasanya pengen gitu ya teriak, "Mah! GW BELUM MAKAN NIH!!"



Yang bikin saya tambah kesel, pernah waktu itu ade saya yang cowok juga baru aja pulang sebelum saya, and I DID SEE nyokap bikinin mie instant aja gitu buat dia sedangkan saya ditanya udah makan apa belom aja nggaaa!!! Lagi-lagi nyokap pilih kasih. Yeaahh, her son will always be her baby, even though he didn't do any good, cuma bisa kelayapan, ngga bisa masuk universitas negeri, perokok berat, tukang berontak, kasar, dll! Tapi nyokap tetep lebih sayang dia tuh daripada saya.. so fair -__-

Akhirnya beberapa malam saya yang udah keburu kesel memutuskan untuk ngga makan malam. Mau gimana donk? saya juga udah ngga sanggup buat gorang-goreng.

So that is why I hate Opera Van Java so much!
They made me dying of hunger in the middle of the night.

Thanks to Parto, Sule, Aziz Gagap, Andre Taulani, Nunung, dan yang lainnya.


XOXO,

Sunday, 6 December 2009

Berhenti


Kuhentikan langkahku
Kuhentikan perjuanganku
Kupilih untuk menyerah
Namun Hati-ku berontak
Hati-ku ternyata lebih gagah daripada ragaku
Hati-ku memaksaku untuk kuat


"Jangan kecewakan banyak orang", kata Hatiku
"Tapi aku benar sudah lelah!", jawabku
"Lelahmu tidak berarti apa-apa, jangan manja!", tegasnya

Aku terdiam
Bentakkan Hati-ku mebuatku kesal
Tapi juga membuatku sadar
Perjuangan ini tidak boleh berhenti
Tidak disini
Aku bukanlah gadis manja
Tidak Hati-ku, aku tidak akan berhenti
Terimakasih atas teguranmu




PS: Untuk BCM, berbaik hatilah padaku. Aku tidak akan berhenti.. ;)

Friday, 4 December 2009

Haus Hiburan

Forget about mee?? don't! sorry for the lack of post. I don't have enough time to think what cool stuff to be written here.

So, how are you pal? have watched New Moon already? I haven't to be honest. I'm not interested with the story. Cerita lebay remaja yang maksa dibalut dengan intrik vampire2-an. Tapi have to admit sih Jacob Black is super duper HOT while Edward seperti sedang perawatan dengan Tje Fuk (baca punya si Viona).

Yaudahlah ya gausah diomongin lagi tuh new moon. There is a number of movie that i desperately want to watch. Rasanya selama masa perkuliahan gila ini saya bener-bener ketinggalan film-film baru. I haven't even watch Paranormal Activity! Merlin's Beard! but Me and my girls are planning to watch that next wednesday at Wisma's house. Mudah-mudahan tidak ada aral melintang.

And there comes JiFFest 2009. I'm salivating just seeing the list of its movies. I personally dying
to see these movies,






















































































*Ngileeeerrrr...*

Tapi untuk yang juga pengen nonton New York I Love You dan Sang Pemimpi sepertinya harus bersabar. Karena screening mereka di JiFFest 2009 ini cuma buat Invitation Only. Uuuuhh! ini yang pengen gw kritik dari JiFFest. Why they have to make a private screening in such a festival? not fair! Kami-kami yang rakyat biasa kan juga pengen banget nonton. Kalau mereka memang cuma mau undang orang-orang tertentu, why don't they make it into premiere show instead? supaya orang-orang ga iri gituu..

Now, I'm waiting for someone for calling me to go to JiFFest. Hope that person wouldn't change her mind (yes, it's a woman, unfortunately..).

Catch ya later!

milkysmile