Monday, 21 September 2009

Obsesi Sutradara

Ooh yeahh, my deepest obsession is to becoming a director..

Basically, memang saya pencinta berat yang namanya film. Selain itu, I think, the profession as a director is one of the hard and challenging job in the world. Bayangin aja, seorang director harus membawa hal abstrak yaitu imajinasi (baik imajinasinya maupun orang lain) ke dalam bentuk visual. Abstrak sekali bukan pekerjaannya?? hehe.

I always knew that I wanted to be a director since I graduated from junior high. Awal-awal masuk SMA saya sempet mengajukan pertanyaan ke ibu saya tentang cita-cita saya yang mulia ini.

PS: I make it into a scenario format which is fun for me! hehe

4 years ago..


01. INT. RUMAH RAISYA, RUANG TENGAH – SORE/MALAM

Pemain: Raisya, Ibu Raisya


ESTABLISHING SHOT: Rumah Raisya di sebuah perumahan menengah. Berukuran sedang.

Raisya sedang bersantai menonton tv dengan ditemani ibundanya tercinta. Sesekali mereka mengobrol singkat.



Raisya: Ma, nanti aku lulus SMA mau masuk IKJ ya? mau jadi sutradara..



Ibu Raisya: IKJ?? Sutradara? mau ngapain kamu?



Raisya: Ya bikin pilm donk!!



Ibu Raisya: Kagak boleh ah!



Raisya: Ah, payaaahhh!



END

milkysmile



Setelah pembicaraan singkat itu saya pun ga pernah mengungkit masalah itu lagi. Kayaknya ekspressi muka mama yang datar udah cukup jelas buat saya. hehehe. Apalagi denger-denger IKJ itu agak menyeramkan senioritasnya. Biasa deh, kalo mau lulus, di kalangan anak-anak SMA banyak gosip-gosip seputar ospek dll. Akhirnya saya lupa sejenak sama cita-cita director saya. Saya memfokuskan diri untuk masuk Universitas-universitas negeri yang disarankan orang-orang.

Tapi sebenarnya keinginan itu ga pernah padam. Yah, namanya juga obsesi.. Dan obsesi itu mulai membara lagi akhir-akhir ini setelah saya nonton serial korea yang satu ini >>



Worlds Within


Yah, selain fakta kalau saya bener-bener mesmerized sama Hyoen Bin disini, menurut saya serial ini cool banget! Ternyata bahkan di Korea atau negara-negara maju lainnya bikin sinetron aja ribet banget, bener-bener niat gituu. Ga kayak di negara kita yang asal kejar tayang, asal main, asal dapet rupiah. Di serial ini diceritakan kalau Sutradara memegang kontrol yang sangat besar dan tanggung jawab yang (sangat) besar pula dalam pembuatan film atau sinetron. Kita bisa liat gimana stressnya mereka mulai dari syuting yang makan waktu lama sampai sempurna, rol film yang rusak, pemain yang ngaret, tengkar-tengkar antar crew, tidur bisa cuma 2 jam sehari, dan masih banyak lagi. Tapi hasilnya, saat karya mereka bisa dinikmati orang banyak, worth it sekali. And I thought, "Wow! that job (director) is a real challenge!".

Fiuuhh, saya mau banget jadi sutradara!! milkysmile

Udahan ah! the more I write and tell you about it, the more I feel such a high desire to make it come true. So I better stop in here and back to the real world.. hehehe.


XOXO,

6 comments:

  1. ok ok!
    ta doain biar jadi director.. entar aku jadi pemeran utamanya bole ya? hihi

    ReplyDelete
  2. hehehehe.. bolee, boleee mbaa gogooo..

    ReplyDelete
  3. lanjutkan obsesimu bu..hehehehe

    bikin film action martial arts dong

    ReplyDelete
  4. Rizky: Hahahaha, doain aja deh yaa..

    ReplyDelete
  5. hahah.. scriptnya absurd amat, tiba2 end... ckckck

    ya memang serial film diluar sana jauh lebih memuaskan dibanding lokal sini, walopun jika diliat dari cinema alias bioskop yang tayang, lokal sudah menunjukkan kemajuan pesat dengan produktivitas para sutradara & penulis script.

    gw prnh trlibat dalam proses produksi videoclip, sutradaranya temen gw nak IKJ, ya seperti yg lo tulis mengenai waktu, sungguh gw ngerasain sendiri dunia entertainment itu dunia tanpa batasan waktu, lo harus bner2 menyukai & menikmatinya, jika tidak, lo akan menyingkir dengan sendirinya karena gak kuat!

    sungguh profesi seorang public itu mahal konsekuensinya! demi popularitas & uang, mreka berkorban waktu & fisik. makanya jangan suka mencemooh artis sembarangan krn mereka itu sudah kasian sbenernya dengan jauh bekerja lebih keras daripada kita.

    ReplyDelete
  6. oohh bang ramtay..that's so kind and nice of youu..
    thank you for sharing your experience here.. ^_^

    ReplyDelete

Feedback, please..